Pengikut

Rabu, 21 Desember 2011

Pengaruh Penerapan Teknologi Pendidikan terhadap Proses Pendidikan


Pengaruh Penerapan Teknologi Pendidikan terhadap Proses Pendidikan

A.    Pengertian Teknologi Pendidikan
Teknologi Pendidikan merupakan pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar siswa. Ada pula yang mendefinisikan sebagai pemikiran yang yang sistematis dan kritis tentang pendidikan.
B.     Kontribusi Teknologi Pendidikan dalam Proses Pendidikan
            Kontribusi teknologi pendidikan dalam pembangunan pendidikan dapat dibedakan dalam tiga kategori, yaiitu konsep, tenaga profesi dan kegiatan.
1.      Kontribusi berupa konsep. Pengertian “pembelajaran” dalam UU Sisdiknas adalah “proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar dalam lingkungan belajar”. Sedangkan dalam konsep teknologi pendidikan, didefinisikan sebagai “proses sistematik dan sistemik yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang agar orang lain dapat secara aktif belajar sehingga mencapai kompetensi yang diharapkan.”
Visi teknologi pendidikan yang dirumuskan pada tahun 1987 telah terfokus kepada kepentingan peserta didik dengan rumusan “terciptanya kondisi yang memungkinkan setiap orang berkembang potensinya secara optimal, dengan dikembangkan dan dimanfaatkannya berbagai strategi dan sumber belajar”.
Penetapan standar proses sebagai salah satu standar nasional pendidikan, dapat dikatakan merupakan implementasi dari konsep teknologi pendidikan sebagai proses untuk memperoleh nilai tambah. Langkah-langkah dalam standar proses yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan pengawasan  juga identik dengan proses pembelajaran dalam konsep teknologi pendidikan. Demikian pula istilah dan konsep tentang sumber belajar, pendidikan terbuka dan multi makna, manajemen berbasis sekolah (yang merupakan pendekatan bottom-up), dan pendidikan jarak jauh, juga merupakan kontribusi dari konsep teknologi pendidikan.
2.      Kontribusi berupa tenaga profesi, baik akademisi maupun praktisi, dalam pembangunan pendidikan tidak diragukan lagi. Mereka berkarya dalam berbagai bidang yang berkaitan dengan belajar dan biasanya bekerja dalam satuan regu dengan aneka tugas, seperti perancang pembelajaran, artis grafis, ahli media, ahli evaluasi, pemrogram komputer, dan lain sebagainya. Para guru pun sebagian telah menjadi praktisi teknologi pendidikan, yaitu dengan menerapkan kawasan pemanfaatan dalam konsep teknologi pendidikan.
3.      Kontribusi yang berupa kegiatan, terwujud dengan tumbuh dan berkembangnya berbagai pola pendidikan dan pembelajaran. Saat ini banyak tenaga yang terdidik dalam bidang teknologi pendidikan dan banyak pula kegiatan penerapan teknologi pendidikan yang terintegrasi (imbedded) dalam kegiatan pendidikan atau pembelajaran. Seperti sistem belajar di rumah (home-schooling),  SLTP/MTs Terbuka, SMU Terbuka, KEJAR Paket A, B, dan C, televisi pendidikan (serial pertama tentang pendidikan karakter, ACI = Aku Cinta Indonesia), TV Edukasi, penataran guru melalui siaran radio pendidikan, penggunaan berbagai strategi dan sumber belajar di sekolah maupun lembaga pelatihan, Universitas Terbuka, dll. Keseluruhan kegiatan ini sudah merupakan bagian integral dalam sistem pendidikan.

C.    Pengaruh Positif dan Negatif Teknologi Pendidikan terhadap Proses Pendidikan

1.      Pengaruh positif :
a.       menambah keanekaragaman pilihan sumber maupun kesempatan belajar.
b.      menambah daya tarik, minat, dan motivasi untuk belajar.
c.       menunjang kegiatan belajar masyarakat serta mengundang partisipasi masyarakat.
d.      menyebarkan informasi secara meluas, seragam, cepat, dan up to date.
e.       pengajaran dan proses belajar mengajar lebih efektif.
f.       mempunyai keuntungan rasio efektivitas biaya, bila dibandingkan dengan sistem tradisional.
g.      memasyarakatnya pendidikan terbuka/jarak jauh.

2.      Pengaruh negatif :
a.       kurangnya interaksi antara guru dan siswa.
b.      berubahnya peran guru dari teknik pembelajaran konvensional menjadi ICT.
c.        penyebab utama sikap malas karena kemudahan yang diberikan oleh teknologi.
d.      otomatis berpengaruh dengan jiwa konsumeris kita dan menganggap teknologi adalah kebutuhan primer yang berpengaruh pada lifestily.
e.       bersikap serba instan karena teknologi menyuguhkan hal yang serba instan.
f.       sering disalahgunakan untuk melakukan kegiatan yang di anggap tak pantas di lakukan.

Sekarang hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “cyber teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah E-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.
-          E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
-          Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar,
-          Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.

Pemilihan teknologi dalam pendidikan akan membuka kemungkinan untuk lahirnya berbagai alternatif bentuk kelembagaan baru yang menyediakan fasilitas belajar, disamping dapat melayani segala bentuk lembaga pendidikan yang telah ada. Misalnya kemungkinan bagi suatu bentuk sekolah terbuka yang fasilitas dan tata belajarnya berbeda sekali dengan sekolah konvensional, tetapi dengan hasil (output) yang sama.
Serangkaian kriteria pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, antara lain: harus dijaga kesesuaiannya (kompatibilitas) dengan sarana dan teknologi yang sudah ada, dapat menstimulasikan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, serta mampu memacu usaha peningkatan mutu pendidikan itu sendiri.
Dengan demikian, adanya penerapan suatu teknologi dalam pendidikan akan sangat mungkin terjadi perubahan besar-besaran dalam interaksi belajar mengajar antara sumber-sumber belajar dengan pelaku belajar. Salah satu kemungkinan perubahan tersebut adalah dengan penerapan dan perubahan teknologi informasi dalam pendidikan.

oleh ; DR. Sukiman. S.Ag. M.Pd

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

semangat....!!!